Minggu, 11 Juni 2017

Kasus Perdagangan Anak Online



Assalamualikum Sobat Nana.
Pada postingan kali ini saya akan membahas sesuatu yang lagi marak”nya yaitu  tentang “ Kasus Perdagangan Anak Online” ..
Perbudakan dan perdagangan budak adalah salah satu bentuk pelanggaran hak asasi manusia yang pertama, yang diakui merupakan kejahatan internasional, walaupun kejahatan itu baru merupakan subyek dan perjanjian internasional yang komprehensif ketika konvensi perbudakan tahun 1926 diadopsi. Bentuk tradisional dari perbudakan dan perdagangan budak memang hampir tidak ada lagi, namun bentuk lain dari perbudakan tetap ada seperti perhambaan, kerja paksa  dan perdagangan manusia khususnya wanita dan anak-anak juga termasuk didalamnya perdagangan organ-organ tubuh manusia seperti belakangan ini sedang marak dibicarakan.
Ada juga nih penjelasan tentang perdagangan manusia dalam Pasal 1 Angka 1 UU Pemberantasan Perdagangan Orang .
Adapun pengertian perdagangan orang yang dirumuskan dalam UU Pemberantasan Perdagangan Orang adalah tindakan perekrutan, pengangkutan, penampungan, pengiriman, pemindahan, atau penerimaan seseorang dengan ancaman kekerasan, penggunaan kekerasan, penculikan, penyekapan, pemalsuan, penipuan, penyalahgunaan kekuasaan atau posisi rentan, penjeratan utang atau memberi bayaran atau manfaat, sehingga memperoleh persetujuan dari orang yang memegang kendali atas orang lain tersebut, baik yang dilakukan di dalam negara maupun antar negara, untuk tujuan eksploitasi atau mengakibatkan orang tereksploitasi (Pasal 1 angka 1 UU Pemberantasan Perdagangan Orang).
Anak adalah manusia yang belum matang, didefinisikan dalam hukum internasional adalah  mereka yang berusia dibawah 18 tahun. Masa kanak-kanak adalah suatu tahapan dalam siklus kehidupan anak sebelum mereka mendapat peran dan bertanggung jawab penuh sebagai orang dewasa. Masa anak masih memerlukan perhatian dan perlindungan khusus, seiring dengan persiapan menuju pada kehidupan mereka menjadi orang dewasa. Meskipun demikian, setiap kebudayaan memiliki kata yang berbeda untuk berbagai tahapan dalam masa kanak-kanak, dan harapan tentang apa yang dapat dilakukan anak pada masing-masing tahapan.
Anak bukanlah obyek namun subyek dari hak-hak asasi manusia. Sebagaimana dijelaskan dalam seluruh dokumen Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa. Seorang anak memiliki kebutuhan atas kesehatan, pendidikan dan pengalaman. Mereka juga pengguna dari pelayanan seperti perumahan air dan sanitasi. Oleh karena itu penelitian seluruh kehidupan anak dan bukan hanya berkonsentrasi pada satu aspek saja.
Masalah kemiskinan dan kurangnya koordinasi pemerintah didalam memberikan penyuluhan terhadap seluruh rakyat indonesia tentang betapa berbahayanya dampak atau akibat yang ditimbulkan dari human trafficking itu sendiri. Pemerintah harusnya memberikan pengarahan baik dari segi agama, moral, hukum dan juga ekonomi.
Mengatasi permasalahan perdagangan anak tidak hanya melibatkan satu lembaga, akan tetapi harus melibatkan semua pemangku kepentingan yang ada di masyarakat, yaitu instansi-instansi pemerintah, LSM, organisasi kemasyarakatan yang tergabung dalam sebuah kemitraan yang diperkuat oleh peraturan pemerintah, paling tidak keputusan menteri untuk bersama-sama menangani masalah perdagangan anak.
Akibat dari permasalahan perdagangan anak adalah anak berada dalam situasi yang buruk yaitu dipekerjakan mirip dengan perbudakan, sebagai pembantu rumah tangga, dijadikan pengemis, untuk perdagangan obat terlarang, bahkan tidak sedikit yang dilacurkan. Perdagangan anak dilakukan dengan berbagai motif dan bahkan orang yang melakukan perdagangan anak sendiri terkadang tidak tahu bahwa itu sebenarnya adalah perdagangan anak. Berbagai alasan dipakai untuk membujuk korbannya dan kebanyakan bermotif ekonomi.
Oleh karena itu , kita harus menjaga keluarga kita bagaimanapun juga mereka adalah sebuah titipan dari Tuhan yang harus dijaga dan dirawat dengan baik .

Wassalamualikum ^_^...

Sumber : Hukum online


Solusi Dampak Negatif Teknologi Informasi


Solusi Dampak Negatif Teknologi Informasi

Assalamualikum Sobat Nana . 

Dalam penggunaan sebuah teknologi tak hanya mempunyai pengaruh yang positif  pastinya ada juga yang memiliki dampak yang tidak baik jika penggunaannya disalahgunakan .
Pada postingan sebelumnya menjelaskan beberapa dampak negative dari Teknologi Informasi .
Kali ini kita akan mengulas beberapa upaya atau solusi dari dampak negative teknologi informasi.
a. Mempertimbangkan pemakaian TI dalam pendidikan, khususnya untuk anak di bawah umur yang masih harus dalam pengawasan ketika sedang melakukan pembelajaran dengan TI. Analisis untung ruginya pemakaian.
b. Tidak menjadikan TI sebagai media atau sarana satu-satunya dalam pembelajaran, misalnya kita tidak hanya mendownload e-book, tetapi masih tetap membeli buku-buku cetak, tidak hanya berkunjung ke digital library, namun juga masih berkunjung ke perpustakaan.
c. Pihak-pihak pengajar baik orang tua maupun guru, memberikan pengajaran-pengajaran etika dalam penggunaannya agar TI dapat dipergunakan secara optimal tanpa menghilangkan etika.
d. Perlu ada kesadaran peran dan kerjasama antara seluruh pengguna lanyanan TI.
e. Menggunakan software yang dirancang khusus untuk melindungi ‘kesehatan’ anak. Misalnya saja program nany chip atau parents lock yang dapat memproteksi anak dengan mengunci segala akses yang berbau seks dan kekerasan.
f. letakkan komputer di ruang publik rumah, seperti perpustakaan, ruang keluarga, dan bukan di dalam kamar anak. Meletakkan komputer di dalam kamar anak, menurut Nina akan mempersulit orangtua dalam hal pengawasan. Anak bisa leluasa mengakses situs porno atau menggunakan games yang berbau kekerasaan dan sadistis di dalam kamar terkunci. Bila komputer berada di ruang keluarga, keleluasaannya untuk melanggar aturan pun akan terbatas karena ada anggota keluarga yang lalu lalang.
g. Untuk mencegah kecanduan orang tua perlu membuat kesepakatan dengan anak soal waktu bermain komputer. Sehingga pada usia yang lebih besar, diharapkan anak sudah dapat lebih mampu mengatur waktu dengan baik.
h. Pemerintah sebagai pengendali sistem-sistem informasi seharusnya lebih peka dan menyaring apa-apa saja yang dapat di akses oleh para pelajar dan seluruh rakyat Indonesia di dunia maya. Selebihnya, Kementrian juga bisa menyebarkan filter berupa program software untuk menekan dampak buruk teknologi informasi. Kedua, perlu adanya dukungan dari orangtua, tokoh budaya hingga kalangan agamawan, untuk mensosialisasikan tentang saran, manfaat dan sisi positif facebook.
Jadi, solusinya adalah kita jangan sampai mengatakan tidak pada teknologi (say no to technology) karena jika kita berbuat demikian, maka kita akan ketinggalan banyak informasi yang sekarang ini informasi-informasi tersebut paling banyak ada di internet. Kita harus mempertimbangkan kebutuhan kita terhadap teknologi, mempertimbangkan baik-buruknya teknologi tersebut dan tetap menggunakan etika, juga tidak lupa jangan terlalu berlebihan agar kita tidak kecanduan denagn teknologi.
Selain itu dengan teknologi yang sederhana asal dimanfaatkan dengan maksimal, maka teknologi itu akan menghasilkan kualitas yang optimal. 

Wassalamualaikum .. ^_^

Dampak Negatif Teknologi Informasi



Assalamualaikum sobat nana . setelah sebelumnya kita mengulas tentang “Dampak positif Teknologi Informasi” Maka pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang Pengaruh buruk atau Dampak negative Teknologi informasi .
Pada Zama yang serba kekinian seperti sekarang ini . Gadget mempunyai peran yang sangat berpengaruh pada penggunannya . Tidak hanya Gadget , Namun perangkat lain seperti Komputer  ,Handphone / Smartphone   , I-Pad  ,MP4 player,Game Console,  Internet (Warnet),   Media tontonan seperti Televisi dan Film.
Misal Suatu contoh adalah Apabila anak-anak dibiarkan menggunakan komputer secara sembarangan, pengaruhnya bisa jadi negatif. Sebaliknya, komputer akan memberikan pengaruh positif bila digunakan dengan bijaksana, yaitu membantu pengembangan intelektual dan motorik anak.
Games
Salah satu contoh pengaruh buruknya adalah dari kemungkinan anak, kemungkinan besar tanpa sepengetahuan orangtua, anak ‘mengkonsumsi’ games yang menonjolkan unsur-unsur seperti kekerasan dan agresivitas. Banyak pakar pendidikan mensinyalir bahwa games beraroma kekerasan dan agresi ini adalah pemicu munculnya perilaku-perilaku agresif dan sadistis pada diri anak.
 internet.
Mampu mengakses internet sesungguhnya merupakan suatu awal yang baik bagi pengembangan wawasan anak. Sayangnya, anak juga terancam dengan banyaknya informasi buruk yang membanjiri internet.
Melalui internetlah berbagai materi bermuatan seks, kekerasan, dan lain-lain dijajakan secara terbuka dan tanpa penghalang. Sebuah studi yang menunjukkan bahwa satu dari 12 anak di Canada sering menerima pesan yang berisi muatan seks, tawaran seks, saat tengah berselancar di internet.
 Terlalu Sering Bermain Komputer.
Kecanduan bermain komputer ditengarai memicu anak menjadi malas menulis, menggambar atau pun melakukan aktivitas sosial.
Kecanduan bermain komputer bisa terjadi terutama karena sejak awal orangtua tidak membuat aturan bermain komputer. Seharusnya, menurut Rizal, orangtua perlu membuat kesepakatan dengan anak soal waktu bermain komputer. Misalnya, anak boleh bermain komputer sepulang sekolah setelah selesai mengerjakan PR hanya selama satu jam. Waktu yang lebih longgar dapat diberikan pada hari libur.
Pengaturan waktu ini perlu dilakukan agar anak tidak berpikir bahwa bermain komputer adalah satu-satunya kegiatan yang menarik bagi anak. Pengaturan ini perlu diperhatikan secara ketat oleh orangtua, setidaknya sampai anak berusia 12 tahun. Pada usia yang lebih besar, diharapkan anak sudah dapat lebih mampu mengatur waktu dengan baik.
* Menimbang untung ruginya mengenalkan komputer pada anak, pada akhirnya memang amat tergantung pada kesiapan orangtua dalam mengenalkan dan mengawasi anak saat bermain komputer.
* Selain itu juga pihak sekolah harus ikut andil dalam memberikan pengarahan terbaik agar siswa/siswi dapat mempergunakan Teknologi Informasi dan Komunikasi ke arah yang positif.
* Pemerintah sebagai pengendali semua sistem penyedia Informasi harusnya lebih aktif dalam mengontrol penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk Generasi Anak Bangsa.
Sadar atau tidak sadar Teknologi Informasi dan Komunikasi telah membawa perubahan besar terhadap Generasi Penerus Bangsa, hanya tinggal kita yang bisa atau tidak membawa perubahan itu ke arah yang positif atau negatif.
Cybercrime
Cybercrime adalah kejahatan yang dilakukan menggunakan internet, atau kejahatan yang dilakukan di dunia maya. Kejahatan ini memanfaatkan kecanggihan teknologi komputer dan internet. Kejahatan dunia maya tidak terbatas oleh ruang dan waktu, siapa saja dan dimana saja dapat menjadi korban ataupun pelaku.
Pelanggaran Hak Cipta

Setiap pelanggaran hak cipta akan dikenai sanksi sesuai dengan Undang-Undang no 19 tahun 2002. Contoh penyebaran musik dan film bajakan di Internet maupun CD/DVD, pembajakan software.

Munculnya Kekejaman dan Kekerasan

Hal ini biasanya disebabkan oleh tontonan yang berasal dari media Cetak, Televisi, Internet.

Masuknya Budaya Asing

Banyak budaya asing yang masuk melalui Media Cetak, Televisi dan Internet. Sayangnya budaya asing yang buruk paling banyak di contoh generasi muda Indonesia.

Bahaya Perjudian dan Pornografi

Saat ini banyak sekali situs web yang mengajak masyarakat untuk berjudi, baik itu judi kartu, bola, togel, dan masih banyak lagi. Pornografi belum pernah hilang dari pandangan kita setelah dahulu sebelum marak dunia internet, pornografi menyebar melalui media VCD dan DVD, dan sekarang bertambah parah melalui media smartphone dan internet. Sehingga dalam hitungan detik 1 pornografi dapat menyebar ke jutaan pengguna.

Nah berikut adalah Berbagai dampak negative yang dihasilkan oleh Teknologi informasi apabila kita menyalahgunakannya.
Wassalamualaikum.

Dampak Positif Teknologi Informasi



Assalamualaikum Sobat Nana ..
Setelah kita mempelajari tentang Teknologi informasi  pada postingan sebelumnya . Maka selanjutnya akan kita bahas tentang Dampak dari Teknologi informasi . Nah sebelum kita mengulas lebih jauh tentang Dampak Teknologi informasi maka sebelum itu kita lihat dulu apa definisi dari dampak itu sendiri.
Pengertian Dampak .
Dampak secara sederhana bisa diartikan sebagai pengaruh atau akibat. Dalam setiap keputusan yang diambil oleh seorang atasan biasanya mempunyai dampak tersendiri, baik itu dampak positif maupun dampak negatif. Dampak juga bisa merupakan proses lanjutan dari sebuah pelaksanaan pengawasan internal. Seorang pemimpin yang handal sudah selayaknya bisa memprediksi jenis dampak yang akan terjadi atas sebuah keputusan yang akan diambil.


Berikut ini adalah pengertian dan definisi dampak:

# KAMUS BESAR BAHASA INDONESIA
Dampak adalah pengaruh kuat yang mendatangkan akibat, baik negatif maupun positif

# OTTO SOEMARWOTO
Dampak adalah pengaruh suatu kegiatan

# HIRO TUGIMAN
Dampak adalah sesuatu yang bersifat objektif

Dampak merupakan sebuah konsep pengawasan internal sangat penting, yang dengan mudah dapat diubah menjadi sesuatu yang dipahami dan ditanggapi secara serius oleh manajemen 

# ARESANDI S
Dampak adalah besarnya nilai yang kita tambahkan pada hidup atau dunia seseorang

# C. JOTIN KHISTY & B. KENT LALL
Dampak merupakan pengaruh - pengaruh yang dimiliki pelayanan angkutan umum terhadap lingkungan sekitar dan keseluruhan kawasan yang dilayaninya

# SCHEMEL (1976)
Dampak adalah tingkat perusakan terhadap tata-guna tanak lainnya yang ditimbulkan oleh suatu pemanfaatan lingkungan tertentu

# HARI SABARI
Dampak adalah sesuatu yang muncul setelah adanya suatu kejadian.


Nah setelah kita memdefinisikan apa itu “ dampak “ selanjutnya kita akan mencari tahu apa dampak dari teknologi informasi itu sendiri .

Dampak Positif Teknologi Informasi :
a. Dalam bidang pendidikan
Sebagai sarana untuk berkomunikasi dengan guru dan teman-teman.
Dapat mencari informasi-informasi pendidikan melalui internet.
Munculnya media elektronik sebagai penunjang pembelajaran.
Menjadikan metode-metode baru dalam kegiatan pembelajaran,sehingga tidak merasa jenuh.
Efisiensi waktu.Karena tugas dapat di kirimkan melalui via online.

b. Dalam bidang informasi dan komunikasi
Dapat berkomunikasi dengan orang-orang yang sangat jauh dari kita melalui telepon/handphone.
Mendapatkan informasi lengkap mengenai keadaan seisi bumi melaui internet.
Memudahkan dalam pelayanan perbankan.

c. Dalam bidang sosial
Kompetisi yang tajam sehingga mendorong generasi muda yang berwawasan luas.
Menumbuhkan rasa percaya diri.

Dampak negatif Teknologi Informasi :
a. Dalam bidang pendidikan
Mengendorkan keinginan belajar anak.Dengan adanya game online,fb,twitter dll.
Disalahgunakan pemakaiannya untuk melihat situs-situs yang ditujukan untuk orang dewasa.
Kemerosotan mental remaja.

b. Dalam bidang informasi dan komunikasi
Oknum-oknum yang memanfaatkan situs seperti fb,sebagai media perkenalan yang didasari modus penculikan.
Merajalelanya aksi penipuan melalui situs tertentu.

c. Dalam bidang sosial
Mengikuti gaya hidup luar negeri.

Fakta tentang Perkembangan Ilmu Informatika dan Kebutuhan SDM di Indonesia
Ilmu informatika adalah ilmu yang saat ini sangat dibutuhkan dimanapun berada. Di Indonesia saat ini yang paling banyak digemari adalah informatika dengan tingkat pertumbuhan yang cukup tinggi dibandingkan dengan sistem komputer dan sistem informasi.Ini berawal dari tahun 1990-an saat komputer pertama kali diperkenalkan didalam dunia pendidikan di Indonesia setelah itu baru muncul ilmu-ilmu mengenai komputer.Dan semenjak itu juga perguruan tinggi yang ada di Indonesia mulai membuka program studi komputer yaitu Teknik Informatika, Manajemen Informatika, Ilmu Komputer, dan Sistem Informasi. Lulusan Teknik Informatika mempunyai kesempatan kerja yang sangat luas, pada sektor industri dan bisnis di mana komputer digunakan secara intensif seperti pada industri manufakturing, perminyakan, perbankan, konstruksi, asuransi, transportasi, kesehatan, penelitian pendidikan dan lain-lain. Informatika adalah ilmu yang digabungkan antara ilmu murni dan ilmu terapan. Ilmu informatika dikatakan seperti itu karena informatika mencakup sebagai berikut :

Logika karena struktur komputer dan pemograman berdasarkan rangkaian logika.
Matematika diskrit karena komputer mampu menyelesaikan persoalan kombinatorik secara cepat.
Elektronika, mikro elektronika, dan arsitektur komputer karena komputer diwujudkan sebagai rangkaian elektronika atau gabungan dari chips.
Metodelogi Pemograman, karena yang paling mendasar dalam suatu sistem komputer adalah program, mulai dari program skala kecil sampai dengan skala besar.
Engineering (khususnya Software Engineering) karena perangkat lunak, yang berangkat dari ilmu coba coba makin mencari bentuk menjadi engineering.
Komunikasi dan telekomunikasi bahkan telematika, karena akhirnya komputer hanyalah suatu titik dalam jaringan komputer.
Aspek kognitif dan komunikasi manusia, karena penggunaanya tetap manusia dan perangkat keras maupun perangkat lunak dibuat nyaman untuk dipakai oleh manusia (aspek multimedia, human computer interaction). Tetapi saat ini ilmu informatika mencakup antara lain : Informatika teoritis, Informatika dasar (pemograman), Sistem (Sistem Operasi, kompilator, dan perangkat lunak sistem yang lain), Sistem Informasi (SIM, DSS, EIS), Jaringan Komputer, Basis Data, Intelegensi Buatan, Robotika, Grafik dan citra, serta Perhitungan Numerik. Saat ini Informatika adalah salah satu bentuk ilmu di Indonesia yang sedang membangun kemajuan IPTEK dari negara lain. Jika kita membahas mengenai perkembangan dalam bidang Informatika beserta teknologinya dalam era informasi saat ini,maka kita juga harus mulai berfikir tentang pembangunan SDM Informatika yang profesional dibidangnya.Saat sekarang ini kebutuhan akan sumber daya manusia mengenai informatika masih sangat kurang .Padahal lulusan informatika memiliki peluang kerja yang sangat besar karena lulusan tersebut merupakan penunjang kebutuhan sumber daya di semua perusahaan. Lulusan informatika bisa bekerja sebagai programmer,admin database,penganalisis perangkat lunak serta bagi yang menguasai jaringan komputer bisa membuka usaha sendiri sebagai jasa pembentukan jaringan komputer/internet.Dari semua pekerjaan yang bisa didapatkan kita tidak perlu ragu lagi karena teknologi akan selalu berkembang dan kebutuhan sumber daya manusiapun akan selalu dibutuhkan untuk mengaplikasikannya.

Keberadaan beberapa program studi di IT Telkom yang tercakup dalam lingkup disiplin Computing

Beberapa program studi yang tercakup dalam ruang lingkup disiplin computing yaitu :
Sistem Informasi : kombinasi dari teknologi informasi dan aktivitas orang yang menggunakan teknologi itu untuk mendukung operasi dan manajemen.Sistem informasi sering digunakan merujuk kepada interaksi antara orang, proses algoritma,data,dan teknologi.
Sistem Komputer : ilmu yang terdiri dari perangkat lunak dan perangkat keras yang melakukan tugas tertentu (menerima input, memproses input, menyimpan perintah-perintah, dan menyediakan output dalam bentuk informasi).
Teknik Telekomunikasi : teknik pengiriman atau penyampaian informasi, dari suatu tempat ke tempat lain.
Teknik Informatika : ilmu yang mempelajari masalah transformasi atau pengolahan data dengan memanfaatkan se-optimal mungkin teknologi komputer melalui proses-proses logika.

Perkembangan, Implikasi, dan pemanfaatan TI dan TK dalam pendidikan di indonesia perkembangan TI dan TK di Indonesia
    Teknologi Siaran Sejak PELITA I teknologi berupa siaran radio dan televisi telah diprogramkan. Memang sarana dan prasarana pada waktu itu belum ada atau belum memadai, namun dengan perkembangan teknologi siaran, seperti siaran langsung dari satelit dan pemancar ulang berdaya rendah, telah memungkinkan dicapainya seluruh pelosok tanah air. Teknologi ini terus berkembang sampai dengan PELITA berikutnya, yang kemudian berkembang dengan munculnya televisi swasta dan jaringan televisi siaran lokal.
Satelit Komunikasi Sejak tahun 1976, Indonesia telah memasuki era informasi modern dengan beroperasinya SKSD PALAPA I. Sistem satelit komunikasi ini merupakan kebutuhan yang unik bagi Indonesia, karena keadaan dan letak geografisnya. Dasar pertimbangan pengembangan sistem ini adalah untuk keperluan pendidikan, penerangan, hiburan, pemerintahan, bisnis, pertahanan keamanan, dan perindustrian.
Komputer Perkembangan perangkat keras komputer berlangsung sangat pesat. Selain daya muatnya yang semakin besar, kecepatan operasinya juga semakin tinggi. Jika sepuluh tahun yang lalu microprocessor komputer mampu mengakses memori dengan kecepatan perjutaan detik, maka saat ini kecepatannya sudah dihitung dengan permiiliar (nano) detik. Komputer meja atau personal computer saat ini sudah tidak dipandang sebagai barang mewah lagi, melainkan sebagai suatu kebutuhan yang esensial untuk dapat mengikuti kemajuan. Boleh dikatakan tidak ada satu kantorpun yang tidak memiliki dan mengoperasikan komputer.
Teknologi Video (Perekam Video) Perkembangan dalam teknolofi video sejalan dengan perkembangan komunikasi dan komputer, meskipun orientasi utamanya adalah untuk keperluan hiburan. PERKEMBANGAN TI DAN TK MENURUT RAMALAN PARA AHLI Dari dulu sejak sebelum maraknya penggunaan TI dan TK dalam kehidupan dan dalam bidang pendidikan pada khususnya, para ahli telah mengungkapkan ramalannya tentang penggunaan TI dan TK ini. Berikut ini kita bahas beberapa ramalan para ahli tersebut. “Globalisasi telah memicu kecenderungan pergeseran dalam dunia pendidikan dari pendidikan tatap muka yang konvensional ke arah pendidikan yang lebih terbuka” (Mukhopadhyay M., 1995). Sebagai contoh kita melihat di Perancis proyek “Flexible Learning”. Hal ini mengingatkan pada ramalan Ivan Illich awal tahun 70-an tentang “Pendidikan tanpa sekolah (Deschooling Socieiy),” yang secara ekstrimnya guru tidak lagi diperlukan. Bishop G. (1989) meramalkan bahwa pendidikan masa mendatang akan bersifat luwes (flexible), terbuka, dan dapat diakses oleh siapapun juga yang memerlukan tanpa pandang faktor jenis, usia, maupun pengalaman pendidikan sebelumnya. Mason R. (1994) berpendapat bahwa pendidikan mendatang akan lebih ditentukan oleh jaringan informasi yang memungkinkan berinteraksi dan kolaborasi, bukannya gedung sekolah. Tony Bates (1995) menyatakan bahwa teknologi dapat meningkatkan kualitas dan jangkauan bila digunakan secara bijak untuk pendidikan dan latihan, dan mempunyai arti yang sangat penting bagi kesejahteraan ekonomi. Alisjahbana I. (1966) mengemukakan bahwa pendekatan pendidikan dan pelatihan nantinya akan bersifat “Saat itu juga (Just on Time). Teknik pengajaran baru akan bersifat dua arah, kolaboratif, dan inter-disipliner. Romiszowski & Mason (1996) memprediksi penggunaan “Computer-based Multimedia Communication (CMC). Dari ramalan dan pandangan para cendikiawan di atas dapat disimpulkan bahwa dengan masuknya pengaruh globalisasi, pendidikan masa mendatang akan lebih bersifat terbuka dan dua arah, beragam, multidisipliner, serta terkait pada produktivitas kerja “saat itu juga” dan kompetitif.

Perkembangan dan Implikasi TI dan TK dalam pendidikan di Indonesia

Kecenderungan perkembangan dan implikasi dunia pendidikan di Indonesia di masa mendatang adalah:
Berkembangnya pendidikan terbuka dengan modus belajar jarak jauh (Distance Learning).
Sharing resource bersama antar lembaga pendidikan / latihan dalam sebuah jaringan.
Penggunaan perangkat teknologi informasi interaktif, seperti CD-ROM Multimedia, dalam pendidikan secara bertahap menggantikan TV dan Video. DISTANCE LEARNING Dengan adanya perkembangan teknologi informasi dalam bidang pendidikan, maka pada saat ini sudah dimungkinkan untuk diadakan belajar jarak jauh dengan menggunakan media internet untuk menghubungkan antara mahasiswa dengan dosennya, melihat nilai mahasiswa secara online, mengecek keuangan, melihat jadwal kuliah, mengirimkan berkas tugas yang diberikan dosen dan sebagainya, semuanya itu sudah dapat dilakukan. Faktor utama dalam distance learning yang selama ini dianggap masalah adalah tidak adanya interaksi antara dosen dan mahasiswanya. Namun demikian, dengan media internet sangat dimungkinkan untuk melakukan interaksi antara dosen dan siswa baik dalam bentuk real time (waktu nyata) atau tidak. Dalam bentuk real time dapat dilakukan misalnya dalam suatu chatroom, interaksi langsung dengan real audio atau real video, dan online meeting. Yang tidak real time bisa dilakukan dengan mailing list, discussion group, newsgroup, dan buletin board. Dengan cara di atas interaksi dosen dan mahasiswa di kelas mungkin akan tergantikan walaupun tidak 100%. Bentuk-bentuk materi, ujian, kuis dan cara pendidikan lainnya dapat juga diimplementasikan ke dalam web, seperti materi dosen dibuat dalam bentuk presentasi di web dan dapat di download oleh siswa. Demikian pula dengan ujian dan kuis yang dibuat oleh dosen dapat pula dilakukan dengan cara yang sama. Penyelesaian administrasi juga dapat diselesaikan langsung dalam satu proses registrasi saja, apalagi di dukung dengan metode pembayaran online. Suatu pendidikan jarak jauh berbasis web antara lain harus memiliki unsur sebagai berikut: (1) Pusat kegiatan siswa; sebagai suatu community web based distance learning harus mampu menjadikan sarana ini sebagai tempat kegiatan mahasiswa, dimana mahasiswa dapat menambah kemampuan, membaca materi kuliah, mencari informasi dan sebagainya. (2) Interaksi dalam grup; Para mahasiswa dapat berinteraksi satu sama lain untuk mendiskusikan materi-materi yang diberikan dosen. Dosen dapat hadir dalam group ini untuk memberikan sedikit ulasan tentang materi yang diberikannya. (3) Sistem administrasi mahasiswa; dimana para mahasiswa dapat melihat informasi mengenai status mahasiswa, prestasi mahasiswa dan sebagainya. (4) Pendalaman materi dan ujian; Biasanya dosen sering mengadakan quis singkat dan tugas yang bertujuan untuk pendalaman dari apa yang telah diajarkan serta melakukan test pada akhir masa belajar. Hal ini juga harus dapat diantisipasi oleh web based distance learning (5) Perpustakaan digital; Pada bagian ini, terdapat berbagai informasi kepustakaan, tidak terbatas pada buku tapi juga pada kepustakaan digital seperti suara, gambar dan sebagainya. Bagian ini bersifat sebagai penunjang dan berbentuk database. (6) Materi online diluar materi kuliah; Untuk menunjang perkuliahan, diperlukan juga bahan bacaan dari web lainnya. Karenanya pada bagian ini, dosen dan siswa dapat langsung terlibat untuk memberikan bahan lainnya untuk di publikasikan kepada mahasiswa lainnya melalui web.
Contoh lain pemanfaatan atas perkembangan ti dan tk untuk pendidikan di indonesia:
Perpustakaan elektronik (e-library) Revolusi teknologi informasi tidak hanya mengubah konsep pendidikan di kelas tetapi juga membuka dunia baru bagi perpustakaan. Perpustakaan yang biasanya merupakan arsip buku-buku dengan dibantu teknologi informasi dan internet dapat dengan mudah mengubah konsep perpustakaan yang pasif menjadi lebih agresif dalam berinteraksi dengan penggunanya. Dengan banyaknya perpustakaan tersambung ke internet, sumber ilmu pengetahuan yang biasanya terbatas ada di perpustakaan menjadi tidak terbatas
Surat elektronik (e-mail) Dengan aplikasi e-mail, seorang guru, orang tua, pengelola, dan siswa dapat dengan mudah saling berhubungan. Pihak sekolah dapat membuat laporan perkembangan siswa dan prestasi belajar baik diminta orang tua atau pun tidak. Dalam kegiatan belajar diluar sekolah, siswa yang menghadapai kesulitam materi pelajaran dapat bertanya lewat e-mail kepada pihak sekolah atau guru bidang studi. Demikian pula untuk guru yang berhalangan hadir dapat memberikan tugas via e-mail kepada siswa.
Ensiklopedia Sebagian perusahaan yang menjalankan ensiklopedia saat ini telah mulai bereksperimen menggunakan CD-ROM untuk menampung ensiklopedia sehingga duharapkan ensiklopedia di masa mendatang tidak hanya berisi tulisan dan gambar saja, tetapi juga video dan audio.
Jurnal atau majalah ilmiah Salah satu argumentasi umumnya di dunia pendidikan Indonesia adalah kurangny akses informasi ke jurnal atau majalah ilmiah yang berada di internet sehingga memudahkan bagi para siswa untuk mengakses informasi ilmiah terkahir yang ada di seluruh dunia.
Pengembangan homepage dan sistim distribusi bahan belajar secara elektronik (digital) Sistem pembelajaran melalui homepage dapat dikembangkan dalam bentuk sekolah maya (virtual school) sehingga semua kegiatan pembelajaran mulai dari akses bahan belajar, penilaian, dan kegiatan administrasi pendukung dapat secara online selama 24 jam.
Video teleconference Keberadaan teknologi informasi video teleconference memungkinkan bagi anak-anak di seluruh dunia untuk saling mengenal dan berhubungan satu dengan lainnya. Video teleconference di sekolah merupakan saranan untuk diskusi, simulasi dan dapat digunakan untuk bermain peran pada kegiatan belajar mengajar yang bersifat social. Disamping itu dapat pula untuk pengamatan proses eksperimen dari seorang guru.

Wassalamualaikum. 


Sejarah GIS

Sejarah GIS   Assalamualaikum 😊 . Kali ini kita akan membahas tentang Sejarah GIS  .   Pada 35000 tahun yang lalu, Tepatnya pa...